untuk rekan rekan yang Hackintosh Indonesia yang pernah mengalami kerusakan pada partisi harddisk dan kehilangan beberapa data penting berikut penjelasan untuk mencoba recovery nya, pada kasus ini hanya terdapat di skema partisi GPT ( GUID Partition Table) karena block sector partisi nya memiliki UUID ( Universally Unique Identifier ) yang menentukan type filesystem yang digunakan oleh partisi.

check device disk pada aplikasi Terminal. contoh kerusakan berada di disk0

ketik perintah “sudo gpt -r show disk0” ( tanpa tanda kutip)

11884098_719553368151080_1713737955816093123_o

pada screenshoot diatas lihat pada nilai start itu menunjukan block pada partisi, size itu menunjukan ukuran space pada partisi (sector) , index itu nomor partisi , content itu menjelaskan type skema partisi berikut UUID berdasarkan type filesystem

jika tiba tiba partisi di harddisk filesystemnya berubah misalkan dari HFS+ menjadi FAT32 dan tidak automount saat masuk desktop

buat usb installer OS X dan boot ke installer tersebut…

buka terminal di installer OS X lalu ketik

sudo gpt -r show disk0

lihat dan catat partisi mana yang rusak.

misalkan partisi no 4 rusak, ketik perintah berikut di terminal secara berurutan.

diskutil unmount disk0

sudo gpt remove -i 4 disk0

diskutil unmount disk0

sudo gpt add -b (start) -i 4 -s (size) -t (UUID)

perintah add nilai start, size diatas sesuaikan sesuai harddisk yang rusak lalu untuk UUID isi UUID sesuai filesystem yang digunakan partisi tersebut sebelum mengalami kerusakan, jika sukses check lewat Disk Utility..

berikut ini beberapa UUID berdasarkan filesystem yang umum digunakan pada sistem operasi Mac OS dan Windows

uuid.UUID(“00000000-0000-0000-0000-000000000000“):”Unused”,
uuid.UUID(“024DEE41-33E7-11D3-9D69-0008C781F39F“):”MBR Scheme”,
uuid.UUID(“C12A7328-F81F-11D2-BA4B-00A0C93EC93B“):”EFI System”,
uuid.UUID(“21686148-6449-6E6F-744E-656564454649“):”BIOS Boot”,

uuid.UUID(“E3C9E316-0B5C-4DB8-817D-F92DF00215AE“):”Microsoft Reserved”,
uuid.UUID(“EBD0A0A2-B9E5-4433-87C0-68B6B72699C7“):”Microsoft Basic Data”,
uuid.UUID(“5808C8AA-7E8F-42E0-85D2-E1E90434CFB3“):”Microsoft Logical Disk Manager metadata”,
uuid.UUID(“AF9B60A0-1431-4F62-BC68-3311714A69AD“):”Microsoft Logical Disk Manager data”,

uuid.UUID(“48465300-0000-11AA-AA11-00306543ECAC“):”Apple HFS+”,
uuid.UUID(“55465300-0000-11AA-AA11-00306543ECAC“):”Apple UFS”,
uuid.UUID(“52414944-0000-11AA-AA11-00306543ECAC“):”Apple RAID”,
uuid.UUID(“52414944-5F4F-11AA-AA11-00306543ECAC“):”Apple RAID (offline)”,
uuid.UUID(“426F6F74-0000-11AA-AA11-00306543ECAC“):”Apple Boot”,
uuid.UUID(“4C616265-6C00-11AA-AA11-00306543ECAC“):”Apple Label”,
uuid.UUID(“5265636F-7665-11AA-AA11-00306543ECAC“):”Apple TV Recovery”,
uuid.UUID(“6A898CC3-1DD2-11B2-99A6-080020736631“):”Apple ZFS”,

 

semoga tutorial ini membantu..hehe biar ga stress kalo terjadi di partisi yang isinya data penting..hahaha

Advertisements